Selamat Datang di Catatan Harian Hermanto Deli El-Faraby..
Showing posts with label Dakwah. Show all posts
Showing posts with label Dakwah. Show all posts

Surat Baqarah : 67 Brsma : Ust. Abu Azzam Abdul Halim, Lc. MA

Kajian Tafsir
Surat Baqarah : 67
Brsma : Ust. Abu Azzam Abdul Halim, Lc. MA
Pukul : 18.30-20.30
Masjid Nurul Islam, Asratek Ulak Karang Padang

Faedah :
- Oang yang paling keras azabnya di hari kiamat adalah pembuat patung
- Dangkalnya akidah menyebabkan manusia mengkultuskan benda-benda, keris, hewan, orang2 shalih
- Imam syafii mngatakan, "semakin bertambah ilmu semakin terasa jiwa ini berada dalam kebodohan".
- Orang yang membunuh tidak akan mendapatkan warisan
- menjual sesuatu yang bukan milik kita adalah haram.
- harta yang syubhat ditinggalkan lebih selamat
- yang tidak bisa dilanggar adalah Al-Quran dan Sunnah bukan adat ataupun budaya

Menjemput Rezki yang halal Brsma : Ust. Abu Zubeir al-Hawary


Tabligh Akbar, 2 Juni 2013
Menjemput Rezki yang halal
Brsma : Ust. Abu Zubeir al-Hawary
Pukul 09.00-12.00
di Masjid Jabal Rahmah Semen Padang

1.
2. Memperbanyak istighfar dan bertaubat akan mempermudah pintu reski
3. bertawakal kepada Allah
Hadits Nabi, "kalaulah kalian bertawakal dg tawakal yang sesungguhnya, niscaya Allah akan beri rizki sebagaimana burung diberi rizki oleh Allah"
Burung di waktu pagi pergi mencari makan sedangkan pulang di sore jlhari dengan perut yang kenyang. Ulama Salaf, " tawakal kepada Allah akan digiring rezki itu tanpa engkau bersusah letih mendapatkannya". Tawakal itu

"Menuntut Ilmu Dalam Zaman Kesibukan oleh Syaikh Syadi Muhammad Bin Salim An-Nu'man'

Tabligh Akbar, 1Juni 2013
"Menuntut Ilmu Dalam Zaman Kesibukan oleh Syaikh Syadi Muhammad Bin Salim An-Nu'man'
brsma : Ust. Muhammad Elvi Syam, Lc. MA
Pukul 16.00-20.00 WIB
Masjid Al-Munawarah Terandam

Keutamaan Ilmu dan Pentingnya Beramal dengan Ilmu
Rasulullah bersabda, "barangsiapa yang mengadakan perjalanan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga."
- para sahabat rela mngadakan perjalanan yang amat jauh karena hanya ingin mndapatkan 1 hadits Rasulullah.
- kedatangan ke sana benar2 karena ilmu, bukan krn kebutuhan dunia maka sangat dituntut keikhlasan dalam mencapainya.

Profil Pemuda/i Islam Masa Depan

 Catatan Kajian

 Tabligh Akbar:

"Profil Pemuda/i Islam Masa Depan"

oleh : Ust. Dr. Muhammad Nur Ihsan, MA
Jumat, 18 Januari 2013
di Masjid Jami'atul Ilmi, Politeknik Negeri Unand Padang
Beberapa Faedah Tausyiah dari Ust. Dr. Muhammad Nur Ihsan, MA pada Tabligh Akbar Hari-1 di Masjid Jami'atul Ilmi, Politeknik UNAND

"Profil Pemuda/i Islam Masa Depan"

Muqaddimah :
- Manfaatkan yang Lima Perkara sebelum datang yang Lima Perkara
> Sehatmu sebelum sakitmu
> Sempatmu sebelum sempitmu
> Mudamu sebelum tuamu
> Kayamu sebelum miskinmu
> Hidupmu sebelum matimu

- Ketika di Padang Mahsyar nanti kita akan ditanyai empat hal :
> Umurmu untuk apa digunakan
> Ilmumu bagaimana diamalkan
> Fisikmu untuk apa digunakan
> ???

- Ada 2 nikmat yang manusia sering tertipu :
> Nikmat Kesehatan
> Nikmat Kesempatan

- Tujuan Hidup Pemuda Muslim adalah Mencari Ridho Allah, Disayang Orangtua dan bisa membawa manfaat bagi manusia

- Jika Manusia meninggal, terputus amalannya kecuali tiga perkara :
> Sedekah Jariyah
> Anak Yang shalih
> Ilmu yang bermanfaat

Pembahasan :
Bagaimana seharusnya pemuda muslim ::::
berikut profil pemuda islam sejati
- Pemuda yang beriman pada Allah Ta'ala
Iman mencakup tiga hal :
> Keyakinan dalam hati
> Mengucapkan dengan lisan
> mengaplikasikan dengan amal perbuatan

- Pemuda yang taat pada Allah Ta'ala
Ada 7 golongan yang akan mendapat naungan Allah dihari yang tidak pernah ada naungan kecuali Hanya Naungan Allah :
> Pemimpin yang adil
> Pemuda yang tumbuh dan taat beribadah kepada Allah
> Pemuda yang hatinya terpaut dengan Masjid
> Dua orang pemuda yang saling menyayangi dan membenci karena Allah
> Pemuda yang menolak diajak bermaksiat oleh seorang wanita yang cantik jelita karena Takut pada Allah
> Pemuda yang berinfak bersedekah dg sembunyi-sembunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui
> Pemuda yang selalu dzikrullah, ingat kepada Allah dikala sepi lalu meneteskan air mata

- Pemuda yang selalu mengikuti tuntunan Rasulullah
- Pemuda yang berilmu ttg agamanya
- Pemuda yang berbakti pada orang tuanya
- Pemuda yang memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya
- Pemuda yang kritis dan teliti dalam mencari Kebenaran bukan utk mengkritisi setiap kebenaran yang disampaikan kepadanya

Sesi Tanya Jawab....

Bagaimana Setelah Ramadhan??

 Catatan Kajian

 Tabligh Akbar:

"BAGAIMANA SETELAH RAMADHAN
??"
oleh : Ust. Abu Qotadah
Ahad, 12 Syawal 1433 H / 26 Agustus 2012
di Masjid Istiqamah, dekat Pertigaan Lampu Merah Sawahan-Jati Padang
Beberapa faedah yg dapat diambil dari kajian "Tabligh Akbar bersma Ust. Abu Qotadah" :
Sesunggguhnya amalan setelah ramadan adalah Seluruh bentuk ketaatan kpd Allah Taala.
Secara khusus, msalny :
1. puasa 6 hari di bulan syawal
Keutamaanny : seperti shaum spanjang tahun
Tujuanny :
* menutupi kekurangan pd ramadhan
* mmberi kemudahan
Afdholny :
* bgi yg punya hutang puasa (haid) puasa 6 stelah mengqadha hutangny.
* puasa 6 berurutan, tidak trpisah harinya
* boleh puasa 6 dimulai hari jumat,sabtu ato minggu apalgi klo berurutan

2. Haji atau umrah
-haji mabrur pahalany masuk surga
Syaratny :
* ikhlas melakukanny
* sesuai sunnah
* menjauhi setiap perkara yg bsa merusak pahalany

3. Bersemangat beramal 10 hari awal bulan zulhijjah
Syaikhul islam, ada 10 tempat amalan utama :
- 10 hari akhir ramadhan
- 10 hari awal zulhijjah
- 10 hari akhir muharram
Tidak mengapa mulai puasa tgl 1 zulhijjah, walaupun lebih utama 9 zulhijjah

4. Kurban bgi yg tidak haji.
Imam Ahmad mengatakan wajib kurban, jumhur ulama sunnah

5. Seorang muslim dituntut mengkontinuekan sluruh btk ketaatan kpd Allah dan istiqamah dg nya.
Kiat2nya :
* bersikap sederhana dan tidak membebani diri dg ssuatu yg mnyebabkan diriny mrasa bosan
(Tidak ghulum dalam beribadah)
* bebani diri kita dengan amal yg mampu kita lakukan, tepat dalam melakukan tindakan
* berdoa dan memohon pertolongan kpd Allah
* berteman dan duduk dg orang shalih
Ada 5 hijrah menurut ulama :
-hijrah dari ngara kafir ke negeri islam
-hijrah dari tempat yg trsebar bid'ah k daerah sunnah
-hijrah dari t4 maksiat e t4 taat
-hijrah dr t4 haram k t4 halal
-hijrah dr t4 tersebar wabah penyakit k t4yg sehat
* menghindari pintu2 fitnah, gemerlapan duniawi
* menghindari apa2 yg diharamkan Allah baik sandang, pangan dan papan.

Keutamaan menkontinuekan amal ibasah :
- memudahkan jalan masuk surga
- mendapatkan kecintaan Allah
- akan mengeluarkan sseorang dari kesulitan dunia akhirat
- sbg sebab mndapatkan mati dlm keadaan husnul khatimah

Kemana Kita Akan Berobat??

Catatan Kajian

Kajian Akidah :
"Kemana kita akan berobat??"
oleh : Ust. Faisal Abdurrahman, Lc
Ahad, 6 Rabiul Tsani 1434 / 17 Februari 2013
Masjid Baitul Ihsan, Sawahan Dalam III Padang

Berobat itu adalah disyariatkan ssuai dg sunnah Rasulullah.
sebab2 obat, ada dua :
- sebab syar'i sperti madu : an-nahl:69, didalam madu itu trdapat obat bagi manusia.
- sebab kauni (trlihat,dapat disaksikan brdasarkan ketentuan syariat).

berobat fungsinya : tidak boleh dijadikan sandaran ttapi tetap bertawakal kpd Allah.
seperti perkataan krn obat ini saya bisa sembuh, atau sejensnya.

bentuk2 media pengobatan yg disyariatkan :
- medis yg tidak brtentangan dg syariat
- thibbun nabawi
- habbatus shauda
- minyak zaitun
- bekam
- ruqyah : dari al-quran, doa2 yg diajarkan
- pngobatan tradisional yg teuji scra ilmiyah

pengobatan yg terlarang :
1. perdukunan
dalam bahasa arab disebut "kahin, 'arrafan": mengaku mengetahui perkara ghaib, peramal, paranormal, tukang sihir.
praktek2 perdukunan :
- pengobatan jarak jauh sperti mnggunakan foto pasien lalu penyakitnya dipindahkan ke binatang tertentu.
- pengobatan yang mengandung mistis, kemenyan, darah hewan
- pengobatan dg cara-cara yg aneh
- pasien diminta hanya menyebutkan nama, tanggal lahir, ataupun bintangnya
- pasien diminta untuk mengirimkan sehelai rambut
- pasien diminta membawa syarat2 trtentu sperti batu, kain putih, binatang2 tertentu
- pengobatan dg sihir (cata yg halus)
dinamakan sihir : krn metodeny trsembunyi, melalui jimat2, jampi2.
ada jenis2 sihir :
- sihir perceraian
- sihir mahabbah (pengasih)

ciri-ciri dukun :
- dia menanyakan nama orangtua pasien, misal :ibu, nenek
- dia meminta kain, baju pasien
- dia meminta binatang2 tertentu
- menuliskan jimat2 atau jampi2
- memberikan hizb yg berisi angka2, huruf arab yg tidak bisa diketahui maknanya
- memberikan syarat2 batas waktu tertentu seperti 40 hari harus begini begitu
- membaca mantra2 yg tidak dipahami maknanya
- menulis bacaan2 tertentu diatas bejana, lalu siisi air dan diminum oleh pasien.

2. pengobatan yg berisi takhayul, bid'ah, khurafat.
seperti :
- ke makam para wali, lalu diambil tanah kuburannya dan dibawa pulang
- berobat ke tempat keramat dan berdoa disana mohon kesembuhan

3. pengobatan mall praktek
4. pengobatan melalui musik
yg mana musik tidak dibenarkan dalam syariat islam krn telah jelas dalam Al-Quran dan Sunnah dan penjelasan para ulama mukmabar bahwa hukum musik adalah haram. inilah mazhab jumhur ulama, baik maliki, hanafi, syafi'i dan hambali. Dan yg menyelisihi ijma' ini hanyalah orang2 yg mmperturutkan hawa nafsu dan orang2 yg menolak kebenaran.
seni yg diperbolehkan adalah yang tidak brtentangan dg syariat. jila ada laranganny melalui dalil2, maka tidak diragukan lagi keharamannya, sprti musik, membuat patung.
5. pengobatan dg sesuatu yg termasuk najis dan zat2 yg diharamkan.

Bolehkah kaum Muslimin ikut Merayakan Tahun Baru?

 
 PENDAHULUAN
             Segala puji bagi Robb semesta alam yang telah menunjuki kita semua kepada cahaya Islam dan sekali-kali kita tak akan mendapat petunjuk jika Allah tidak memberi kita petunjuk, kita mohon kepada-Nya agar kita senantiasa di tetapkan di atas hidayah-Nya sampai akhir hayat sebagaimana difirmankan Allah Y :
]يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ [ (102) سورة آل عمران
 “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah

Bolehkah kaum Muslimin Mengucapkan Selamat Natal?

Bolehkah kaum Muslimin Mengucapkan “Selamat Hari Natal”?
PENDAHULUAN
             Segala puji bagi Robb semesta alam yang telah menunjuki kita semua kepada cahaya Islam dan sekali-kali kita tak akan mendapat petunjuk jika Allah tidak memberi kita petunjuk, kita mohon kepada-Nya agar kita senantiasa di tetapkan di atas hidayah-Nya sampai akhir hayat sebagaimana difirmankan Allah Y :
]يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ [ (102) سورة آل عمران
 “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati kecuali dalam keadaan Islam ( surat Ali Imran : 102)
Dan semoga shalawat serta salam senantiasa Allah limpahkan kepada Nabi kita, suri tauladan dan kekasih kita, Rasulullah r, yang telah diutus sebagai rahmat bagi alam semesta. Wa ba’du.

Radio Muslim Deli FM


Alhamdulillah telah hadir di blog Anda "RADIO MUSLIM DELI FM"
Radio Streaming Mahasiswa Muslim Kota Padang
"Menghadirkan kajian-kajian Islam dan Murattal Al-Quran"

===========================
===========================
Untuk menambahkan widget Radio Muslim Deli FM di blog Anda cukup dengan menambahkan script berikut ini :
Login ke blog kamu, lalu :
► click on Design Link
► Add A gadget
► Click ► HTML/JavaScript
► copy paste file di bawah ni ya
==================================================

WAHAI KAUM MUSLIMIN!!! BERHATI-HATILAH TERHADAP SYI'AH


KENALI DAN PELAJARILAH, NISCAYA ANDA AKAN MENGETAHUI BETAPA BERBAHAYA SYI'AH TERHADAP KAUM MUSLIMIN...



Mantan Ketua MUI K.H. Hasan Basri dalam sambutannya pada Seminar Nasional tentang Syiah (21-9-1997 di Aula Mesjid Istiqlal Jakarta) menyatakan “Saya berdialog dengan beliau (Bapak Ismail Shaleh, menteri Kehakiman), saya katakan: Pak menteri , Ahmadiyah ini buat ummat Islam menjadi duri dalam daging” dan beliau juga menyatakan: ”Kalau dari segi ajaran bahaya Syiah melebihi Ekstasi dan Narkotik, sebab dia meracuni aqidah. Kalau Ekstasi dan Narkotik dia meracuni fisik, fisik manusia, tapi kalau aqidah diracuni, itu sangat berbahaya sekali bagi manusia” (Buku :Mengapa Kita Menolak Syiah, LPPI)

Polemik Seputar Hukum Lagu dan Musik, Benarkah Musik itu Haram??

Musik dan nyanyian, merupakan suatu media yang dijadikan sebagai alat penghibur oleh hampir setiap kalangan di zaman kita sekarang ini. Hampir tidak kita dapati satu ruang pun yang kosong dari musik dan nyanyian. Baik di rumah, di kantor, di warung dan toko-toko, di bus, angkutan kota ataupun mobil pribadi, di tempat-tempat umum, serta rumah sakit. Bahkan di sebagian tempat yang dikenal sebagai sebaik-baik tempat di muka bumi, yaitu masjid, juga tak luput dari pengaruh musik.
Merebaknya musik dan lagu ini sesungguhnya disebabkan banyaknya dari kaum muslimin tidak mengerti dan tidak mengetahui hukumnya dalam pandangan Al-Qur`an dan As-Sunnah. Mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang mubah, halal, bahkan menjadi konsumsi setiap kali mereka membutuhkannya.
Bahkan sebahagian dari para ustadz, muballigh, juru dakwah..tak luput menjadikan musik dan nyanyian sebagai media dakwah mereka. Bahkan mereka mengatakan bahwa hal itu boleh-boleh saja, serta menganggapnya halal untuk dikonsumsi kaum muslimin.
Sungguh memang benar apa yang disabdakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam,



لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ،
"Akan muncul di kalangan umatku, kaum-kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan musik" (HR. Bukhari, 10/5590)

Ketahuilah!!! Wahai saudaraku,,sesungguhnya hukum musik dan nyanyian telah jelas keharamannya, inilah madzhab jumhur ulama dari dulu sampai sekarang, dari generasi sahabat sampai generasi saat ini. Sesungguhnya telah banyak kitab-kitab para ulama menjelaskan dan menerangkan kepada kita, maka janganlah engkau menjadi ragu dan bimbang hanya karena banyaknya orang yang menganggap bahwa musik itu halal
.
Allah Subhanahu Wataala berfirman :
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (QS. Al-An’am: 116)

- Ibrahim bin Al-Mundzir salah seorang guru Imam Bukhari – ditanya: “Apakah engkau membolehkan nyanyian?” Beliau menjawab: “Aku berlindung kepada Allah. Tidak ada yang melakukannya menurut kami kecuali orang-orang fasiq.” (Diriwayatkan Al-Khallal dengan sanad yang shahih, lihat At-Tahrim hal. 100)
- Ibnul Jauzi t berkata: “Para tokoh dari murid-murid Al-Imam Asy-Syafi’i t mengingkari nyanyian. Para pendahulu mereka, tidak diketahui ada perselisihan di antara mereka. Sementara para pembesar orang-orang belakangan, juga mengingkari hal tersebut. Di antara mereka adalah Abuth Thayyib Ath-Thabari, yang memiliki kitab yang dikarang khusus tentang tercela dan terlarangnya nyanyian.
Lalu beliau berkata: “Ini adalah ucapan para ulama Syafi’iyyah dan orang yang taat di antara mereka. Sesungguhnya yang memberi keringanan dalam hal tersebut dari mereka adalah orang-orang yang sedikit ilmunya serta didominasi oleh hawa nafsunya. Para fuqaha dari sahabat kami (para pengikut mazhab Hambali) menyatakan: ‘Tidak diterima persaksian seorang biduan dan para penari.’ Wallahul muwaffiq.” (Talbis Iblis, hal. 283-284)
- Imam Ath-Thabari t berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56)

Sesungguhnya masih banyak lagi pernyataan para ulama yang menjelaskan tentang haramnya musik beserta nyanyian, Semoga apa yang kami nukilkan ini sudah cukup menjelaskan perkara ini. Maka menjadi pertanyaan bagi kita, bagaimana dengan orang-orang yang membolehkan bahkan menghalalkan musik dan nyanyian. Cukuplah kita katakan, Allah dan Rasul-Nya lebih berhak untuk kita ikuti..

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ،
"Akan muncul di kalangan umatku, kaum-kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan musik" (HR. Bukhari, 10/5590)

Allah Subhanahu Wataala berfirman :
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (QS. Al-An’am: 116)

Sadarlah wahai saudaraku, bukalah mata kita, bukalah hati kita..
Betapa melekatnya musik di kehidupan umat muslim saat ini. Di mana pun, kapan pun, bahkan saat kondisi apapun musik tidak terlepas dari mereka. Ada yang berpendapat bahwa sesungguhnya musik membantu proses belajar. Orang yang belajar dengan diiringi musik, maka ilmu itu akan lebih mudah terpatri di dalam dirinya. Sebagian lagi menganjurkan kepada wanita yang sedang hamil untuk secara rutin memperdengarkan musik klasik pada usia kehamilan tertentu untuk membantu perkembangan pertumbuhan otak sang jabang bayi. Dan pendapat yang tak kalah jahil adalah perkataan yang menyebutkan bahwa orang-orang yang tidak menyukai musik adalah orang yang kasar hatinya. Bahkan Jika ada yang menasihati mereka dan mengatakan bahwa musik itu hukumnya haram, serta merta diapun dituduh dengan berbagai macam tuduhan: sesat, agama baru, ekstrem, dan segudang tuduhan lainnya. Subhanallah… Maha suci Allah dari segala apa yang mereka tuduhkan…

Namun bukan berarti, tatkala seseorang mendapat kecaman dari berbagai pihak karena menyuarakan kebenaran, lantas menjadikan dia bungkam. Kebenaran harus disuarakan, kebatilan harus ditampakkan. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

لاَ يَمْنَعَنَّ أَحَدَكُمْ هَيْبَةُ النَّاسِ أَنْ يَقُولَ في حَقٍّ إِذَا رَآهُ أَوْ شَهِدَهُ أَوْ سَمِعَهُ

“Janganlah rasa segan salah seorang kalian kepada manusia, menghalanginya untuk mengucapkan kebenaran jika melihatnya, menyaksikannya, atau mendengarnya.” (HR. Ahmad, 3/50, At-Tirmidzi, no. 2191, Ibnu Majah no. 4007)

Terlebih lagi, jika permasalahan yang sebenarnya dalam timbangan Al-Qur`an dan As-Sunnah adalah perkara yang telah jelas. Hanya saja semakin terkaburkan karena ada orang yang dianggap sebagai tokoh Islam berpendapat bahwa hal itu boleh-boleh saja, serta menganggapnya halal untuk dikonsumsi kaum muslimin.

Semoga beberapa kitab yang akan kami sebutkan ini, dapat mewakili dan menjawab pertanyaan saudara2ku tercinta akan persoalan ini.
Insya Allah..

- Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, "Polemik Seputar Hukum Lagu dan Musik", Penerbit : Darul Haq, Jakarta. untuk mendownload e-booknya bisa melalui link berikut ini : https://docs.google.com/file/d/0Bz1Iv5iVVJceMmUzZGJlMWUtYWEyMy00MWQ2LWI0YWItNTNlMzAxNGU0YzIz/edit?pli=1
- Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, "Hukum Musik dan Lagu, Rasa’ilut Taujihaat Al Islamiyyah, 1/ 514 – 516"
- Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas, "Hukum Lagu, Musik, dan Nasyid", Penerbit Pustaka At-Takwa

Insya Allah, Buku-buku ini memuat dalil dalil yang terang dan begitu gamblang tentang hukum lagu, musik, dan nasyid. Banyak hal yang dibahas dalam buku ini diantaranya adalah status hukum nyanyian dan musik; nyanyian tanpa alat musik, hukum nyanyian shufi dan nasyid Islami, madzhab para ulama tentang alat-alat musik, hikmah diharamkannya nyanyian dan musik, dan lain lain.

Ya Allah dengan izin-Mu, berilah kami petunjuk kepada kebenaran atas semua perkara yang kami perselisihkan. Dan bukakanlah pintu hati, jika ini adalah kebenaran, maka mudahklanlah hati kami agar bisa menerimanya, sekalipun kebenaran itu sangat sulit bagi kami. Amin Ya Mujibbas Sa’ilin.